Keluarga yang Bertumbuh (I Timotius 1:3-5)
Bila Anda sering memperhatikan koran setiap hari, maka Anda akan dengan mudah menemukan berbagai perkembangan teknologi yang terjadi saat ini. Alat komunikasi seperti hand phone terus berkembang dengan segala kecanggihan yang ada. Belum lagi perkembangan komputer atau laptop yang seakan tiada berhenti.
Perkembangan tekonologi ini memang dimaksudkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Akan tetapi, perkembangan teknologi ini juga membawa tantangan bagi kehidupan manusia. Tantangan tersebut ialah banyak orang tidak lagi menghargai orang-orang yang berada di sekitarnya.
Tantangan ini juga mengancam kehidupan keluarga. Tidak sedikit orang tua yang seakan-akan tidak punya waktu untuk anak-anaknya. Para orang tua begitu sibuk mengerjakan pekerjaan mereka melalui teknologi yang mereka miliki di rumah, seperti internet. Belum lagi anak-anak muda yang seakan tidak peduli dengan orang tua atau orang lain di rumahnya, karena sibuk berbicara atau ber-sms ria dengan orang lain melalui hand phone.
Tantangan ini mengakibatkan waktu untuk berkumpul di dalam keluarga semakin berkurang. Bahkan waktu untuk mengadakan persekutuan keluarga pun tidak ada. Karena semakin berkurangnya waktu untuk bersekutu bersama di dalam keluarga, maka hal ini juga mempengaruhi pertumbuhan rohani setiap anggota keluarga.
Keluarga dari TImotius memberikan teladan kepada kita mengenai keluarga yang bertumbuh. Iman dari Lois, yang juga dimiliki oleh Eunike, dan kemudian juga dimiliki oleh anaknya, yaitu Timotius tentunya tidak terjadi begitu saja. Pertumbuhan rohani setiap anggota keluarga dari Timotius ini tentunya muncul dari kebiasaan pada waktu itu untuk belajar firman Tuhan melalui persekutuan di dalam keluarga (perhatikan Ulangan 6:6-8).
Jadi pertumbuhan rohani setiap anggota keluarga tidaklah terjadi begitu saja, tetapi melalui waktu di mana setiap anggota keluarga dapat berkumpul bersama dalam merenungkan firman Tuhan. Bagaimana dengan keluarga Anda?